Minggu, 08 November 2009

Tukang tambal ban menulis novel

Tanggal 5 Mei 2009

Tukang tambal ban menulis novel


Pagi hari ini kami (aku dan hafiz) berniat untuk main bulutangkis di Gamping GOR absolut Jogja. Dan kami berencana berangkat jam 8.30 pagi dan sampai pada waktunya kamis berangkat dari kost aku daerah ngemplak karangjati. Motor pun mulai aku paju menuju kost hafiz, sebelumnya aku merencanakan mengambil jalur ring road utara, untuk ditelusuri hingga mencapai ring road barat. Tapi baru sepertig jalan tepatnya dijalan magelang aku tersentak, aku baru saja mengingat jalan alternative yang cepat dan tepat untuk bisa sampai ke tujuan, yaitu dengan mengambil jalan secara across serta dengan membelah ring road utara hingga tembus ke ring road barat semacam teori black hold dalam ilmu fisika.

Sesampainya di perempatan wirobrajan, ba’dha lampu merah. Tiba – tiba Motor yang kami tunggangi mengalami pecah ban, syukurlah tak jauh dari lampu merah tersebut terlihat tukang tambal ban, kami mulai menuntun motor menuju tambal ban tersebut.

Sesampai di sana aku melihat suatu pemandangan yang asing, yaitu pada saat itu aku melihat tukang tambal ban lagi asik mengetik sesuatu dengan mengunakan mesin tik. Teriakkan kami memanggil beliau tak terdengar oleh beliau bahkan tak digubris sama sekali. Aku sadar teriakan kami dari luar tak akan mampu di dengar karena bilua sedang konsentrasi penuh di tambah suara bising kendaran bermotor yang lalu lalang di jalan protokol tersebut, maklum jalan tersebut adalah salah salah satu jalur menuju wates, purworejo, bandung dan Jakarta bisa dikatakan jalan tersebut di gunakan sebagai jalan untuk mencapai daerah jawa bagian tengah dan barat. Dengan begitu jelas jeritan kami tak kan terdengar oleh beliau. Aku mengambil inisiatif untuk menghampiri beliau, dan aku mulai berjalan menuju pondok tersebut melewati pintu samping, ketika aku mulai menghampiri beliau dan hampir mendekati, antara kami dan beliau masih berjarak dalam radius kira –kira 2 meter beliau langsung merasakan kedatangan kami dan meresponnya dengan menoleh kearah kami, dan saya merespon dengan mengatakan mau tambal ban pak

Dan motor kami mulai ditangani oleh beliau, sejak tadi aku penasaran apa sih yang di ketik bapak ini, begitu serius hingga teriakan kami dari luar tak terdengar oleh beliau. Sembari beliau sibuk dengan pekerjaannya aku, memberanikan diri untuk mencari tau apa yang di ketik oleh bapak tadi, aku mulai membaca lembaran kertas yang masih melekat pada mesin tek, dan kertas tersebut ¾ sudah penuh dengan tulisan, aku mulai membaca dari atas hingga akhir tanpa seizin beliau, tulisan tersebut tampak belum terselesaikan akibat gangguan kami, ternyata tulisan tersebut mirip secerita sebuah novel. Aku langsung tersentak kaget dan tak habis pikir batin ku mengema, mengeram, bukan berarti menolak kenyataan yang ada di depan mata ku tapi aku memaki diriku sendiri. sambil berteriak di dalam hati “Tukang Tambal Ban Menulis Novel”.

Tak yakin dengan kenyataaan ini aku mulai mengorek informasi dari si bapak dengan suatu pertanyaan – pertanyaan untuk mengetahuai seberapa luas wawasan bapak ini, ternyata kembali aku mendapatkan fakta lagi bahwa beliau memiliki wawasan luas dan mempunyai kepedulian terhadap bangsa ini, salah satu yang di ceritakannya pada ku adalah tentang tragedi berdarah pada masa reformasi 1998 dulu. Selain itu beliau banyak paham tentang etnis – etnis di nusantara ini, dari etnis jawa, melayu, china (tionghua), dan lain – lain, beliau paham betul filsafah hidup yang di pegang oleh tiap – tiap etnis tersebut hingga menjadi suatu ciri khas dari setiap etinis – etnis tersebut lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Baru hari berikutnya aku di sadarkan bahwa suatu ketidak beruntungan tak seharusnya menjadikan dirinya sebagai orang yang tak beruntung pula dan ketidak beruntungan tak membuat dirinya menyerah dengan ketidak beruntungan ini, aku menyebutnya beruntung dan tak beruntung bukan nasib baik dan nasib buruk. Karena nasib bisa di ubah dan jika keberuntungan adalah suatu ketetapan yang mengharuskan kita tetap menjadi suatu bentuk atau bagian dari keberuntungan maupun ketidak beruntungan tersebut

Digerogoti

Tanggal 08 oktober 2009

Digerogoti

Hari ini diawali dengan berfikir keras, berfikiri tentang apa yang telah terjadi atau menimpa diri saya, iblis apa yang telah merasuki saya dan pikiran apa yang telah merusak kreatifitas saya serta menghancurkan kosentrasi saya. Penyakit ini Berlahan – lahan mengerogoti impian yang telah lama saya bangun dengan susah payah dan telah diikrarkan dengan lantang dan keras. Tapi pikiran ini, hati ini terasa tertutup seakan tak acuh dengan semuanya, apa yang telah terjadi dengan aku. What’s wrong with me???

Sejak 2 minggu ini Perasaan gelisah terus menghantuiku dan sangat menyiksa. Ketika berusaha untuk berfikir sehat, memaksa pikiran ini dan hati ini untuk kembali ke koridornya tapi ini juga tak berhasil. Pikiran dan perasaaan gelisah tersebut terus muncul lagi dan lagi. Saya harus berfikir lebih logis lagi, lebih keras lagi dan lebih realistis lagi, sadar akan kebodohan, harus terbangun dari mimpi buruk ini, Harus….Harust…Must …!!! Saya harus mengeluarkan daya upaya untuk menyingkirkan pikiran dan imajinasi negatif yang melekat di benak saya dan berlahan – lahan melahap semua nya hati dan pikiran yang sebelumnya telah terbangun dengan rapi.

Hari inilah saya berusaha berkonsentrasi untuk membumi hangus kan pikiran, imajinasi, record atau rekaman yang buruk dibenak saya, menghapusnya secara seporatis, membabi buta dan peralahan – lahan saya harapkan saya dapat pulih dari keterpurukan ini. pulih dari semua imajinasi – imajinasi yang terbentuk dari kejadian – kejadian masa lalu yang buruk menimpa saya dan kejadian –kejadian tersebut lebih buruk dari kejadian sebenarnya atau aslinya tapi dengan kreativitas otak saya yang super tinggi hingga membuat dan memodifikasi kejadian buruk tersebut menjadi kejadian yang mengeriakan dan menakutkan serta berlebihan. Ini jika tak mampu membendung kreativitas yang liar maka akan berakibat pada pola pikir yang melencenga dari normalnya. Ini namanya dihancurkan oleh kreativitas otak yang liar sendiri.

Rabu, 07 Oktober 2009

Pasar Prambanan

Tanggal 25 Mei 2009

Pasar Prambanan

Mentari telah menunjukkan kuasanya diufuk timur, tapi aku masih terlelap dalam alam bawah sadar ku, aku masih bermain dan membuat dunia baru yang kusukai di alam mimpi. Aku merasa hari ini tak jauh berbeda dengan hari – hari sebelumnya. Tapi aku tak akan mudah menyerah, dengan berteriak di dalam hati sekeras – kerasnya ”Don’t give up zul” terus lah berusaha walaupun lingkukan tak membantu atau bahkan berusaha memojokkan mu. Dan aku berikrar, aku akan hadapi hidup ini dengan ke optimisan yang sangat besar dan kepercayaan yang tinggi seperti layaknya mentari yang penuh percaya dan dengan gagahnya, menampakkan kekuasaanya di pagi hari di ufuk timur.


Pagi ini aku terima sms dari cecep, cecep adalah seorang teman kami dia memiliki tugas sebagai humas dalam kelompok kkn kami. SMS tersebut berisi dan menyatakan akan ada pertemuan kkn malam ini untuk membahasa program pencarian dana. Karena sms ini harus aku sebarkan ke anggota ku maka dengan sigap aku mulai menulis dan mengirim sms kesemua anggota ku, dimana aku mengharapkan kedatangan dan partisipasi mereka dalam program ini dan aku terus mengforward sms tersebut.


Tepatnya jam 19.30 malam hari, di kptu pertemuan tersebut telah dimulai dan semua program untuk pencarian dana telah di muka dan semua program dituangkan serta ditumpahkan dihadapkan kesemua peserta dan satu persatu kami bahas secara terperinci serta mulai menentukan siapa – siapa yang akan ditugaskan dalam program tersebut. Sampai akhirnya tugas yang cukup berat bagi aku sendiri yaitu program penjualan pakaian bekas di pasar prambanan, walaupun cukup berat dan dengan berat hati aku masuk dalam bagian ini, dan hal ini aku lakukan karena tak ada temen lain yang bersedia untuk menjalankan tugas tersebut. Aku akui tugas ini cukup berat dimana mereka aku, kris, cecep, novi, kevin dan sapta harus bangun dini hari dan berangkat ke pasar prambanan untuk mengelar dagangan dan menjualnya pada penjual yang akan menjual lagi pakaian tersebut.


Malam ini aku berusaha tidur cepat berharap pagi besok tubuhku sudah siap menghadapi tugas ini, tapi entah kenapa hari ini hingga malam ini pikiranku terus berkecimuk, kepala ku pusing aku merasakan otak ku lagi melakukan scanning layak nya komputerku pada saat menscanning virus, dan begitu banyak program – progarm yang “ON atau Running”, hingga aku rasakan kemampuan otak ku berkurang, tapi seperti biasanya aku akan tetap berusaha tampil biasa dan ceria walaupun otak ku dipenuhi dengan sistem – sistem yang akan selalu Running. Akibat semua itu mata ku tak mampu terpejam, segala cara aku lakukan untuk membuat mata ini dan pikiran ini terlelap. Dengan menjejali lambungku dengan segala bentuk makan hingga membaca buku tapi hal tetap saja sulit, pada akhirnya aku tertidur juga tepatnya jam setengah satu, pada saat itu sebelum aku tertidur sebelum ngantuk berat ku datang, aku melakukan suatu tindakan yang menjaga privasiku dalam beristirahat yaitu mensilent handphone, walaupun sebelumnya temenku mengatakan akan menelepon ku. Seperti perkiraanku sebelumnya temenku kris menelpon dan mengsms tapi untuk beberapa saat aku tak mengubrisnya karena sulit sekali untuk menjalankan tugas ini, tapi tiba – tiba dalam lubuk hati yang terdalam berbisik dan mengharuskan aku harus segera berangkat ke prambanan, dengan begitu aku langsung membalas dan merespon sms dari kris yang tak tidur semalaman hanya untuk memastikan program ini jalan, aku akui dia benar – benar menjadi pengerak yang tangguh. Atau terpaksa? Hanya dia dan tuhan yang tahu jawabannya.


Setelah dari tempat novi, setelah mengambil semua pakaian bekas yang dititipkan di kost novi. Kami langsung meluncir ke prambanan. Sesampai nya disana tepatnya di pasar prambanan, aku sedikit meneropong suasana disana, begitu ramai, penuh sesak dengan para pedangang sayur – mayur, begitu berisik setiap manusia disana sibuk bertransaksi antara pedagang induk aku menyebutnya seperti itu dengan para pedagang keliling dimana pedagang ini akan langsung membeli dagangan dengan segala jenis untuk di jual lagi pada pagi atau siang hari, sedangkan kami termasuk pedagang musiman dan pedangang induk yang menjual barang dengan harga yang sangat miring atau bahkan terlalu miring hingga nyaris jatuh, tapi disinilah peran kami memberi rezeki bagi mereka yang menginginkan rezeki dengan menjual barang dengan harga murah dan mereka yang membeli akan menjualnya dengan harga yang berbeda.


Sesampainya di pasar tepatnya di bibir jalan kami langsung mengelar dagangan kami yaitu pakaian bekas di atas aspal tanpa alas, dengan sekejap dagangan kami diburu dan dan diterkam layaknya kita memberi umpan makan pada ikan arwana dalam aquarium langsung tanpa aba – aba umpan atau makanan tersebut disambar tanpa ampun. Begitulah yang terjadi dengan dagangan kami, ada yang bersikap ego dengan mengambil tumpukan pakaian tersebut lalu memisahkannya dengan tumpukannya dan membuat tumpukan baru diluar dari kerumunan pembeli sangat egois berharap tidak diganggu oleh orang lain dalam mencari pakaian yang dirasa cocok untuk dibeli, aku memperhatikan bapak tersebut dengan asik memilah – milah pakaian sendri jauh dari kerumunan pembeli lainya dengan asik dan tanpa gangguan. Selain itu ada pemandangan yang cukup menarik untuk diceritakan. didalam kerumunan pembeli ada satu mas atau mba, entah apa tapi bahasa kerennya banci, dia dengan asik juga ikut berebut pakaian mencari keberuntungan mungkin disana, ditumpukan itu dia mendapatkan pakaian yang di idam – idamkannya selama ini, mungkin saja. Karena aku melihat rawut wajah yang serius tergores di parasnya. Sampai sekarang aku tak begitu setuju dan menolak dengan keras status banci, aku mengangap mereka menolak kodrat yang diberikan oleh Tuhan, aku yakin tak ada manusia yang dilahirkan sebagai banci, sebagai manusia yang menolak kodrat dan kondisinya. Karean aku yakin tuhan telah mengatur semuanya apakah kita di takdirkan sebagai bagian kaum adam atau pun hawa jelas semua itu ada makna dan penyelasannya dan jelas itu adalah yang terbaik buat manusia, apakah dia terlahir sebagai pria, itu terbaik buat dia dan semuanya telah diatur dari rezeki, jodoh dan kematian sesuai dengan takdir atau kodratnya sebagai pria, terus apa yang terjadi jika dia menolaknya dan berubah menjadi wanita, dan yang jelas semua hal yang telah diatur tadi dari rezeki hingga kematian akan bertentangan dengan mereka dan jelas itu akan menyengsarakan mereka. Sampai sekarang aku masih tak tau apa yang dicari dan yang diingikan oleh para banci tersebut dalam hidup ini. Seiring waktu dagangan kami yang sebelumnya berjumlah 4 sampai 5 plastik, sekarang hanya tinggal 1 plastik dalam waktu kurang dari satu jam.


Dengan barangan dagangan yang laris walaupun uang hasil penjualan tidak memuaskan karena kami seharusnya bisa memperoleh uang lebih banyak lagi dari penjualan tersebut. tapi hal ini begitu berharga, ini menjadi pengalaman pertama yang begitu berharga buat aku dan temen - temen, pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga. Dimana suatau saat kita harus mempersiapakan segalanya agar tak dibodohi pembeli. Ya kami terpaksa menjual murah pakaian tersebut akibat kemakan perkataan pembeli.

Minggu, 17 Mei 2009

The Illusionist

Tanggal 17 Mei 2009

The Illusionist


Pagi ini aku mencoba membuka hari yang indah ini dengan menonton film Illusionist berharap hidup ini lebih berwarna dan berharap munculnya warna – warna baru dalam hidup ini. Aku menganggap film ini adalah suatu film penuh dengan ilusi dan trik serta tipuan. Hingga kita terlena dan menganggapnya suatu hal yang luar biasa dan hanya orang yang luar biasa yang punya kelebihan supranatural yang mampu melakukannya. Jika menggangap seperti itu salah besar karena semua hal bisa dipelajari dan semua orang mampu dan dapat melakukan tanpa pengecualian. Begitulah dalam hidup ini, kita mampu melakukan suatu hal yang amat luar biasa hanya dengan belajar dan tetap trus berusaha.


Berpuluh abad yang lalu disuatu tempat di ujung dunia yaitu Inggris, disuatu daerah bagian negara inggris yang di sebut kota Venna. Di daerah tersebut masyaratnya hidup damai dan dikuasai oleh suatu kerajaan yang rajanya sangat arif dan bijaksana serta disukai oleh rakyatnya hingga menjadi suatu daerah bagian inggris yang makmur, hingga suatu ketika. Hidup sebuah keluarga yang sangat sederhana, dan memiliki seorang anak laki – laki yang berambisi besar dalam hidupnya, ayah dari anak tersebut bekerja sebagai tukang mebel yang profesional di daerahnya. Anak dari tukang mebel ini bernama Edward atau suatu hari kelak di kenal dengan Eisenheim The Illusionist. Edward Norton berusia 13 tahun, dia hidup seperti anak lainnnya tapi suatu saat dengan imajinasi yang tinggi dan dengan suatu illusi yang tinggi pada saat itu dan seusia itu dia mampu membentuk ilusi dipikiran yang abstrak menjadi wujud nyata dan hanya dia yang mampu berkomunikasi dan berkontak langsung dengan illusi yang dia buat sendri, dia mampu menciptakan alam yang disukainya.


Dari situlah dia mulai memperdalam kemampuannya dalam hal mengendalikan pikiran dan menyeimbangkan organ tubuh dengan sangat sempurna, hingga suatu hari dia bertermu dengan seorang perempuan pada saat dia melatih kemampuan ilmu sihirnya di pusat kota, perempuan tersebut terpana dan terkagum melihat keterampilan Edward. Dan mulai saat itulah mereka saling bertemu. Perempuan ini memiliki paras yang cantik dan memiliki kulit yang terawat serta berpenamilan bangsawan yang dikenal sebagai Jessica. Inilah awal bencana tersebut karena wanita tersebut adalah keluarga kerajaan yang berkuasa atas daerah bagian tersebut, dimana pada saat itu terdapat peraturan kaum yang memiliki strata paling rendah yang sering di sebut kaum petani, dilarang keras untuk bergaul, apalagi berhubungan layaknya seorang pasangan kekasih. Ini yang terjadi antara Edward dan Jessica Bel sebagai Sophie. Seiring banyaknya frekuensi pertemuaan mereka yang illegal atau sembunyi – sembunyi hingga suatu saat mereka di sergap dan ditangkap. Pada saat itu Edward di ancam jika melakukan pertemuan lagi maka dia dan keluarganya akan dipenjarakan oleh tentara kerajaan, maka pada saat itulah Edward kecil bercita – cita menjadi seorang illusionist yang mampu melakukan trik menghilang tubuh dan mampu membentuk wujud manusia menjadi suatu ilusi yang sebelumnya abstrak dipikiran karena kebahagian remaja Edward dengan tumbuhnya raja cinta di renggut maka di bertekat akan menciptakan kebahagian sendiri dengan illusi yang dia punya.


Dari situlah dia berkelana ke ujung dunia dari seluruh eropa hingga minor asia begitu disebut dalam filmnya dan menganti nama dengan Einseheim The Illusionist, nama tersebut sangat terkenal karena dia sering melakukan pertunjukan – pertunjukan yang luar biasa, hingga suatu saat di kembali ke Venna daerah kelahirannya kampung halamannya dan berharap bisa bertemu dengan cinta pertamanya yang tak pernah terlupakan, di kota inilah dia mulai melebarkan sayap nya dengan melakukan pertunjukan – pertunjukan yang luar biasa, hingga masyarak kota tersebut menggangap Eisenheim melakukan suatu pertunjukan supranatural atau sihir, tapi Eisenheim terus meyakinkan penonton nya karena semua ini adalah trik, hanya tipuan belakang bukan suatu supranatural yang selama ini di anggap, dengan keyakinan itu dia mendapat pengemar yang banyak dan begitu panatik. Dan jadilah dia seorang yang amat terkenal bahkan mengalahkan ketenaran pengeran di daerah tersebut. Hingga suatu ketika pada pertunjukan Eisenheim dihadiri oleh pengeran kerajaan yang ingin secara langsung melihat kemampuan ilusi dari eiseheim. Pada pertunjukan inilah dia dipertemukan lagi oleh cinta pertamanya yaitu sophie, tapi pada saat itu sophie sudah menjadi tunangan pangeran kerajaan. Alhasil suatu ketika sophie diketahuai berhubungan atau tepatnya melanjutkan hubungan mereka dengan Eisenheim atau Edward hingga diketahuai oleh sang pangeran. Setelah mendengar kabar itu maka wajah geram serta emosi memuncak di tambah lagi timbulnya ke irian terhadap Eisenheim maka pangeran berusah keras dengan segala cara untuk menjatuhkan Eisenheim dan membumi hanguskan usaha sihirnya dan berusaha keras mencobloskan eiseheim kepenjara tapi apa daya karena Eiseheim sudah mengetahuai semua itu dan dia merancang suatu drama dengan alibi yang amat kuat dimana pada saat itu pangeran di duga membunuh sophie. tapi semua itu hanya trik dan tipuan dari darah yang menempel pada kudanya sophie, hingga di temukannya permata kecil yang diduga berasal dari pedang sang pangeran, hingga ditemukannya kalung sophie di kandang kudanya sophie di tempat kediaman pangeran, dan lebih tragis lagi mayat sophie ditemukan terapung disungai. Oleh tim pencari dari kerajaan dan kepolisan setermpat, itu hanyalah tipuan dan sandiwara yang dibuat begitu rapi oleh sang illusionist Eisenheim. Hingga suatu ketika pengeran begitu tertekan dengan kabar tersebut, apalagi pangeran dikabarkan akan mengkudeta kerajaan yang dipengang oleh ayahnya dan akhirnya pangeran bunuh diri dengan menembakkan pistol tepat ke kepalanya.

Film ini cukup luar biasa karena saya sempat tertipu hingga menit – menit terakhir. Karena semua adengan pembunuhan dengan semua alibinya adalah tipuan dan saniwara yang dirancang begitu sempurna hingga kematian sophie dianggap kematian yang nyata oleh masyarakat venna bahkan kepala kepolisian pun ikut tertipu oleh semua alibih yang dilakukan oleh Eisenheim dan Sophie.


Dari semua itu sosok seorang Paul Gimatti sebagai inspektur kepolisian juga memiliki karakter kuat selain Edward dan Jessica, karena Paul Gimatti mampu bersikap sabar dan tak gegabah dalam mengambil keputusan walaupun semua bukti pembunuhan yang ditemukan diTKP menuju pada Rufus Sewell sebagai pangeran. Tindakan Rufus untuk tidak langsung menangkap pangeran bukan karena dia takut kehilangan jabatannya sebagai kepala kepolisian ini hanya karena dia menemukan keanehan – keanehan pada pembunuhan Jessica. Walaupun diakhir dia sadar bahwa Jessica tak meninggal dan semua Evidence yang ditemukan di TKP adalah rekayasa dan alibi yang dilakukan oleh Edward.

Sabtu, 02 Mei 2009

Coretan Tanggal 28 maret 2009

Kehidupan sepasang merpati

Ada suatu kehidupan baru di kost kami, ada sepasang makhluk tuhan, sepasang pasangan merpati. Mereka tiba – tiba terbang dan hinggap bertenger di kost kami, entah datang dari mana. Sudah hampir sebulan ini mereka menumpang hidup, menumpang makan dan minum dan menghabiskan waktu dikost kami. Dan sesekali mereka terbang keluar hanya untuk sekedar jalan – jalan menikmati hari sore berdua, terbang bersama, melihat kehidupan bumi dari atas udara saling bercanda dan bergurau dengan gurauwan ‘begitu menyedihkannya manusia karena tak mampu terbang bebas keangkasa , tak mampu melihat indahnya bumi ini dari langit, jikalau merekan bisa mreka akan membayar mahal untuk itu, hanya untuk sekedar melihat keindahan yang disediakan gratsi oleh tuhan.. mereka terlihat begitu harmonis, begitu setia saling kasih mengasihi, saling sayang menyayangi saling menjaga. Mereka adalah sepasang merpati yang hidup di kost kami, mereka mungkin telah berhasil melepaskan diri dari majikan atau tuan mereka yang mengikat kebebasan mereka, memenjarakan mereka dengan kerangkeng bambu, memisahkan mereka satu sama lain. Tapi sekarang mereka bebas, mereaka bisa hidup bersama, bisa saling bercumbu bermain, saling bercanda itu yang dapat saya tangkap dari keberadaan dan keberduaan mereka di siang dan sore hari. Saya akui saya agak nakal mengintip aktifitas mereka dan memperhatikan sepasang merpati yang lagi berdua ria. Itulah merekan menumpang hidup di kost kami, dan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keberlangsungan hidup mereka. Mereka hanya makan makanan sisa yang telah kami buang di baksampah dan makan makanan yang bisa dimakan dihalaman kost kami.dan minum dari sumur kami, terkadang merekan minum dari genangan air hujan yang sesekali turun dan jika tak turun hujan dan tak ada genangan air sumur mungkin mereka tak minum.

Mereka amatlah sederhana bertinggalkan atau berumahkan kardus mie yang sengaja kami buatkan untuk rumah tinggal mereka digudang pojok kost. Mungkin dengan itu bisa menjadi suatu tempat untuk mengusir dinginnya malam walaupun mereka tak merasakan dinginnya malam karena merekan berdua dan mereka saling berbagi satu sama lain hingga penderitaan dalam kesederhanaan yang dialami tak membuat mereka saling bertengkar dan menyakiti, bahkan sebaliknya saling memberi dan saling menyayangi. Pada suatu hari saya menguji kesetian pasangan ini, pada saat itu saya berusaha menangkap pasangan wanita, tak mudah untuk menangkap mereka dengan usaha cukup keras saya berhasil menangkap pasangan wanitanya dan saya menggengamnya dengan erat ditangan dan dia terus berusaha berontak, berusaha melepaskan diri dari gengaman, berusaha mencakar saya dengan kuku –kukunya yang tajam dan melepak – lepakan sayap, pada saat itu juga diketahuai pasangan wanitanya dalam bahaya, pasangan prianya berteriak sejadi – jadinya mengeluarkan bunyi – bunyian yang menyuarakan protes keras pada saya, panik mondari – mandir sana sini, terus bersuara tanap henti, tergambar kegelisahan yang amat dalam pada merpati tersebut melihat pasangan wanitanya dalam bahaya dalam genggaman orang asing. Dengan situasi seperti itu dengan protes keras sang pria, saya langsung merasakan pemberontakan pasangan tersebut dan denga berat hati saya langsung melepasakan pasangan wanitanya dan membiarkan mereka bersatu kembali.

Itu hanya kisah kecil dari kehidupan merpati sebagai binatang. Bagaimana dengan kita manusia ?

Deklarasi Capres dan Cawapres (JK-Wiranto)

Deklarasi Capres dan Cawapres (JK-Wiranto)


Pilpres menjadi sangat menarik saja. Dengan pengdeklarasian JK-Wiranto sebagai capres dan cawapres, akan meramaikan persaingan kursi RI 1 dan RI 2 menjadi suatu persaingan penuh dengan strategi dan taktik politik yang cantik hingga mampu mengiurkan masyarakat. Aku sudah tak sabar lagi untuk melihat dan menyaksikan secara langsung kemampuan pasangan pengantin baru ini setelah mereka mengucapkan ijab kabul tadi malam. Para pengamat berangapan pasangan pengatin baru ini akan menjadi salah satu pesaing berat bagi juara bertahan kita pak SBY dan calon – calon lainnya.

Dengan latar balakang yang berbeda antara pengusaha dan militer, kita disuguhkan oleh taktik ekonomi dengan memadukan antara marketing plane tingkat tinggi yang mampu memikat para kosumen (masyarakat) untuk bersimpati atau bahkan menyumbangkan suara mereka untuk pasangan ini, serta dengan pengalaman dan wawasan yang luas tentang perekonomian praktis maka ini akan menjadi suatu pengerak yang kuat dengan torsi besar yang mampu buat perekonomian kita berlari sprint. Dan sedankan pak wiranto akan menerapkan strategi militer yang membutuhkan suatu ketepatan dengan akurasi yang tinggi dengan slogan no failure, if there’s failure so it’ll be fail forever dengan kata lain tak ada kegagalan dalam bertindak jika gagal maka kematianlah yang menghadang, inilah yang akan terjadi dalam pertarungan meraih kursi RI 1 dan RI 2 dan jika mereka terpilih menjadi RI 1 dan RI 2 maka pemerintahan bisa dipastikan akan dikebut oleh mereka dengan super security. Maka bersatunya pasangan sejoli ini maka secara otomatis slogan partai akan berupa menjadi “lebih cepat lebih baik dengan mengedepankan hati nurani”atau “berkarya dengan hati nurani”, ada kemungkinan kedua slogan ini akan dikumandangkan pada saat kampanye nanti.

Ini baru kejutan paket pertama, belum lagi paket kedua yang segera akan di rangsir oleh koalisi besar antara PDIP, Golkar, Gerindra, Hanura dan PPP. Karena dua amunisi telah di muntuhkan maka koalisi besar hanya menyisakan Megawati dan prabowo sebagai capres maupun cawapres. Apakah hal ini bakal terjadi kita tunggu saja nanti ?

Kecemasan

Kecemasan

Kecemasan atau perasaan cemas adalah suatu sikap diri dan mental kita dalam menyikapi masalah yang bakal ada didepan. Suatu sikap yang mengkuatirkan hal buruk yang belum tentu hal tersebut bakal terjadi. Sederahananya memikirkan masalah sedangkan masalah tersebut belum terjadi dan lebih parahnya lagi mencari solusi masalah yang belum terjadi. Inilah yang sering kali menerpa kita, kita memikirkan masa depan yang begitu nyaman dan indah dengan mengantungkan agan – agan yang begitu tinggi hingga perasaan cemas atau gelisah muncul perihal agan – agan tersebut, ini terus menghantui kita setiap harinya. Dan berandai – andai jika agan – agan tersebut tak tercapai, tak terwujud seperti semestinya, apakah yang akan terjadi dengan masa depan kita ini? Apakah yang buruk bakal menjangkit ke diri kita. Inilah pertanyaan – pertanyaan bodoh yang seharusnya tak perlu dipertanyaakan.

Kita hanya perlu melakukan hal yang perlu dilakukan hari ini sebaik – baiknya, semaksimal mungkin, semanfaat mungkin agar dapat menunjang agan – agan atau impian kita masa depan. Jangan rusak indahnya hari ini dengan kecemasan akan agan – agan yang masih mengambang. Kita hanya perlu melakukan hal yang terbaik hari ini, sesuatu yang memiliki hasil konkret buka agan – agan.

Kamis, 12 Maret 2009

Asynchronize

Asynchronize


To be adult not easy. Menjadi dewasa benar tak mudah. Beberapa hari yang silam saya mengalami overshoot dalam suatu sistem wave, dimana ini menandakan suatu ketidak stabilan sistem dalam suatu sistem yang majemuk, karena manusia terdiri dari beberapa sistem yang saling terintegrasi dan saling bersynchronize hingga menjadi suatu sistem yang utuh yang disebut manusia. Asynchronize ini lah yang saya alami dimana terjadi kekacauan sistem dalam periode tertentu dan butuh waktu dan pengendali tertentu hingga kembali ke jalurnya yaitu suatu sistem yang stabil, hal ini biasa diakibatkan pada pembebanaan dalam suatu sistem pengerak yang berlebihan atau terjadi pembebanaan yang tiba – tiba meningkat. Bentuk realnya bisa berupa tiba – tiba diterpa sindrom kegelisahan dan diterjang masalah yang sukar untuk diselesaikan.

Ilustrasinya sebagai berikut :





Dimana pada saat terjadi ketidak sinkronan antara otak tempatnya suatu sistem yang berbasis logic dan hati tempatnya suatu sistem perasaan yang menjadi suatu parameter dalam menentukan suatu yang non logic sperti etika, estetika, Preminition, intuition. Maka hal ini jika tak dikendalikan dengan baik dan cepat akan merembet ke sistem – sistem yang lain. Dan akan timbul berbagai – bagai penyakit dalam tubuh manusia seperti strock, tekanan darah tinggi, yang fatal adalah terjadi gangguan mental atau gila


Pegunungan dan pantai (mountain and Beach)

Pegunungan dan pantai, dua hal inilah yang sering mengiringi saya dalam kehidupan ini dalam setiap perjalanan yang saya lakukan, dua keindahan karya sang maha karya Allah, selalu membuat setiap individu didunia ini merasa damai jika berpapasan dengannya, Gunung dan pantai beserta isinya adalah karya seni yang luar biasa yang tak akan pernah bisa diciptakan atau tiru keindahannya oleh siapapun di dunia ini. Pegunungan dan pantai adalah tempat kedamaian tempat pengakuaan umat bahwa begitu besar dan kuasaNya Tuhan seru sekalian Alam.

Pegunungan, penuh dengan pepohonan penuh dengan aura positif, penuh harapan, masih segar di ingatan saya bau dedaunan yang diterpa sinar matahari begitu segar tenang damai, sinar matahari yang menembus dedaunan membantu tumbuhan untuk berfotosentesis memproses makanan dan nutrisi untuk pertumbuhan pohon sebagai penopangnya.. dan pada saat kita mencapai puncak gunung maka pandangan kita akan lepas tanpa batas oleh hemparan pepohonan dengan dedaunan hijau pekat. Pada pagi hari kita akan di suguhi oleh fajar pagi, sunrise dari sinar matahari yang begitu indah dan mengagumkan yang tiba – tiba muncul dari balik gunung. Dengan begitu udara pegunungan menjadi begitu khas dengan Aroma dedaunan yang diterpa cahaya matahari begitu terasa, sesekali saya menghirup udara mengitu dalam hingga aliran udaranya aliran langsung mengalir keseluruh tubuh, menembus rongga dalam tubuh hinga hembusan itu begitu terasa, tubuh terasa plong, pada saat udara khas pengunungan itu memasuki paru – paru dan otak pada saat itu lah kita akan meraskan kenyaman yang luar biasa, jika diungkapkan dengan kata – kata saya rasa tak akan kata yang mampu mewakili perasaan tersebut, hanya bisa berucap subhanallah luar biasa, amazing

Sedangkan pantai menjadi suatu tempat yang tak kalah hebat dan indahnya dari pegunungan, yang di hadapkan dengan pandangan tanpa batas ke samudra. Yang mampun menjadi bukti bahwa bumi ini bulat, yaitu jika kita memandang ke arah laut dan melihat kapal menuju pantai hal pertama kita bisa lihat adalah layar dari kapal tersebut dan dekat makin dekat kapal akan terlihat penuh. Ini menjadi bukti bahwa bumi ini berbentuk bulat. Ini pelajaran fisika SMP. Pantai dengan karangnya, binatang lautnya dan angin pantai yang khas, pada saat sunset kita akan dibuat kagum dengan spectrum warna yang di pantulkan air laut dan terlihat bias dari pancarkan sinar matahari petang. inilah yang menjadikan pantai sebagai suatu karya sang maha karya yang banyak di sukai banyak orang.

Jumat, 16 Januari 2009

Bencana demi bencana mulai mengintai

Bencana demi bencana mulai mengintai

Peristiwa setahun silam berlahan – lahan mulai terulang, awal tahun 2009 diawali dengan langkah berat bagi rakyat dan pemerintah maupun warga dunia yang di denyutkan dengan tengangan tinggi hingga tersentak, terlempar, terhentak oleh agresi militer israel di jalur gaza palestina. Bangsa ini juga tak luput dari terpaan bencana yang datang bergelombang – gelombang. Bencana tersebut adalah tenggelamnya Kapal Motor Teratai Prima, bencana ini bukan bersumber dari krisis global atau imbas dari resesi global saja tapi sumber bencana datang dari arah yang berbeda yang ikut meramaikan kekacauan di awal tahun ini yaitu Alam. Alam mulai mengamuk kepada manusia yang menghuni kolong bumi ini, dibuktikannya dengan ditenggelamkannya KM. Teratai Prima yaitu kapal penumpang yang berlayar dari majene-sulawesi barat menuju samarinda-kalimantan timur yang dihisap oleh perairan majene, dimana ditempat yang sama juga setahun yang silam salah satu pesawat adam air yang bernomor penerbangan KI574 jatuh dan tenggelam, bak di telan bumi hampir tak berbekas, tertelan bumi bengitu sempurna hingga atau nyaris tak meninggalkan jejak hingga timbul sebutan bagi daerah sebagai arus segitiga masalembo atau segitiga birunya indonesia karena memiliki daya tarik magnet yang amat luar biasa tapi berbeda dengan arus segitiga masalembo dimana terjadi pertemuan tiga arus yang berbeda arah hingga menimbulkan riak – riak air yang besar dan gelombang tinggi. Kini alam yang mengisyaratkan pada penduduk bumi khususnya bangsa kita ini indonesia bahwa mereka hidup di dunia ini tak hanya sendiri, ada saya (alam) yang punya kuasa besar atas kelangsungan hidup kalian manusia, bahwa kalian harus hormati saya (alam) jikalau kalian mentiadakan saya maka saya akan membuat kalian terenggah – enggah dengan amukan saya, saya akan ultimatum kalian wahai manusai saya memiliki kekuatan yang amat besar di bawah kendali tuhan jauh sangat amat jauh melebih kekuatan yang kalian miliki, sangat amat jauh dari senjata nuklir yang pernah kalian ciptakan. Ucamkan itu!!!. Apakah kita bisa dikatakan arif jika kita menyalakan alam? Jelas tidak. Karena ini terjadi karean manusia juga, karena kelalaian manusian (human error) alam sudah memberikan tanda – tanda akan mengamuk tapi manusia mengacuhkannya. Bagaimanapun juga manusia harus tetap dan bisa dipersalahakan.

Alam benar – benar tak main – main, usaha pencarian korabanpun mulai terhalangi oleh cuaca buruk yang melingkupi perairan majene lokasi tengelamnya kapal KM. Teratai prima. Dari 230 penumpang yang diperkiarakn ikut dalam pelayaran tersebut baru 38 orang yang di temukan dalam keadaan bernyawa padahal sudah 4 hari sejak kapal tenggelam pada tanggal 11 januari 2009 dini hari.

Para keluarga korban mulai naik pitan, kemarahan alam mulai merambat ke keluarga koban. Merekan menggangap para tim Secure And Rescuer (SAR) tidak bekerja maksimal terlalu berlamban – lamban bahkan waktu terus berlalu dan berjalan, kekuatan dan ketahanan tubuh para korban yang di rasa masih hidup yang terombang – ambing di lautan luas akan mulai tumbang satu persatu dan korban meninggal akan mulai bertambah karena kekuatan tubuh mereka mulai terkikis ganasnya lautan yang terus mengerayangi mereka. Tindakan harus segera dengan cepat dilakukan agar tak menambah daftar korban meninggal. Tim SAR mulai berdalih cuaca buruk lah yang menyebabkan pencarian korban terganggu selain cuaca dan peralatan atau perlengkapan pun yang dimiliki tim sar kurang seperti peralatan penyelaman atau pesawat KASA milik TNI Angkatan Udara, kapal KRI Untung Sinopati yang dimiliki oleh TNI AL RI dan helikopter yang tak tahan akan cuaca buruk.

Hingga instruksi presiden pun turun yang kira – kira berbunyi seperti ini :”selidiki kenapa KM. Teratai prima tetap berlayar pada kondisi cuaca buruk di perairan tersebut pada hal telah di keluarkan dan diumumkan oleh BMG, kenapa izin berlayar di berikan oleh pihak pelabuhan majene”. Inilah yang terlontar dari orang nomor satu di negeri ini. Dari peryataan atau statement tersebut mulai terlihat kengauran atau kekacauan daya pikir beliau. Mana yang harus diprioritaskan?. Mungkin hal ini bisa dimaklumi karena president lagi di pusingkan dan masih terpengaruh oleh emosi beliau pada saat pembukaan pasar BEI setelah libur panjang, dimana pada saat itu beliau dibuat marah oleh ulah para petinggi pertamina dari Dirut hingga pejabatnya dengan kelangkaan BBM diambang kenaikan.

Disitu terlihat ketidak seriusan dan ketidak fokusan pemerintah, dari mencari kambing hitam yang menjadi intsruksi awal daripada mengutamakan keselamatan korban yang harus di tolong semaksimal mungkin agar dapat menekan jumlah korban yang meninggal lebih banyak lagi. Dari 230 penumpang yang terdaftar di manifes pelabuhan, baru kira – kira 38 oarng yang ditemukan selamat selama 4 hari ini, sisanya tak diketahuai keberadaannya. Bayangkan dari 4 hari, berarti diperkirakan korban masih bisa bertahan hidup hanya 2 – 3 hari lagi untuk bisa bertahan ( merujuk pada kemampuan tubuh manusia dalam kondisi seperti itu di laut hanya mampu bertahan satu minggu saja).

Emosi para keluarga korban mulai tak terbendung lagi, kemarahan para keluarga pada tim sar dan pemerintah pusat ataupun daerah tak tertahankan lagi. Hingga mereka berinisiatif untuk melakukan pencarian sendiri dengan menyewa kapal nelayan sekitar untuk melakukan pencarian sendiri karena tak bisa berharap pada sesuatu yang tak bisa diharapkan.

Senin, 12 Januari 2009

Waktu Luang yang Di Buang

Waktu Luang yang Di Buang

Pada negara – negara maju seperti jepang, amerika dan negara – negara eropa lainya, negara yang penuh dengan persaingan, kompetisi, kesibukan yang beragam yang amat teramat padat hingga atau hampir tak punya waktu luang bahkan hanya untuk makan saja yang hanya biasanya membutuhkan waktu 15 menit saja, acap kali kita melihat pemandangan warga – warga Negara maju yang makan sambil melakukan aktivitas lainnya atau meraka makan makanan cepat saji sambil berjalan cepat, mereka seperti dikejar waktu. Atau bahkan waktu libur pun tak tak bisa sepenuhnya digunakan untuk bersantai , atau sekedar membaca buku menambah sedikit wawasan atau menyalurkan hobbi. Hal tersebut amat sulit bagi mereka.

Tapi pemandangan tersebut sangan berbeda dengan Negara kita tercinta ini, khususnya bagi para pemuda – pemudi bangsa yang kelak sebagai generasi penerus bangsa ini sebagai pemegang estafet berikutnya meneruskan perjuangan bangsa ini menjadi Negara yang lebih baik, lebih terpandang. Apa yang dapat kita cermati, yang dapat kita kritisi dari perilaku para penerus bangsa ini dan jika kita zoom in lagi maka kita akan melihat perilaku para pemuda – pemudi khususnya para wanita – wanita muda yang pada saat waktu luang, apa yang mereka lakukan atau kerjakan? Pada saat menunggu bis, pada saat menunggu teman atau pada saat ngantri ( suatu kebudaayaan bangsa ini dari dulu zaman koloni belanda sampai sekarang , negara – negara lain udah nyampe ke bulan kita masih aja ngantri) perilaku ini lebih dominan dilakukan oleh kaum putrinya, bagaimnan mereka menghabiskan waktu luang tersebut? Yaitu dengan yang namanya HANDPHONE. Bukan berarti mengtiadakan fungsi dari alat komunikasi ini tapi mereka melakukan suatu hal yang membuang – buang waktu. Faktanya inilah yang mereka lakukan mengantungkan / menghabiskan waktu dengan alat komunikasi HANDPHONE, padahal mereka hanya membuang – buang waktu denghan mengotak atik handphone membaca sms – sms yang sudah dibaca puluhan kali sebelumnya., mengotak atik fitur – fitur. Alahkah menyedihkanya! apa sih yang mereka perlihatkan/ tunjukkan dengan sosok sibuk seperti itu walaupun terjadi komunikasi palingan isinya ga mutu atau mereka pengen terlihat sibuk , biar dianggap orang sibuk, pada hal mereka hanya membaca sms – sms yang sebelumnya udah dibaca puluhan kali, atau membalas sms dari teman yang isiya ga mutu seperti lg dimana, ngapain, ama siapa, trrius habis ini ngapain. Alangakah baiknya jika waktu – waktu terssebut kita gunakan untuk hal – hal yang lebih positif seperti membaca, menulis, menyusun agenda dan schedule kegiatan –kegiatan hari esok.

Menebar Kebencian sebagai perusak Akhlak umat

Menebar Kebencian sebagai perusak Akhlak umat

                  Krisis gaza menjadi momok menakutkan bagi seluruh umat manusia dimuka bumi ini, akaibat dari agresi militer israel, semua lapisan masyarakat dunia membenci Israel. Yang sebelumnya agresi tesebut diduga sebagai perang antar agama tapi sekarang sudah merambat menjadi perang terhadap penjahat perang dimana didalam tak ada lagi unsur kemanusiaan, tak ada lagi rasa kemanusian, tak ada lagi hak – hak, tak ada lagi rasa kasihan, tak ada lagi keprihatinan, mereka sudah menjadi binatang bahkan lebih buruk dari binatang. Hal ini merasuki dan menghancurkan perasaan warga dunia karena sebelumnya dunia telah sedikit melupakan luka lama dari tragedy – tragedy perang sebelumnya seperti agresi militer amerika ke afganistan dan irak (baghdad yang sebelumnya bertujuan mencari instalasi nuklir irak sampai meruntuhkan rezim saddam Hussein). Sekarang telah tumbuh dan merebak kebencian baru disetiap pelosok dunia, kebencian terhadap zionis israel kaum yahudi. Serta telah banyak dibuka tabligh – tabligh dan pengajian – pengajian yang menebarkan kebencian ke semua umat atas penolakan agresi militer israel. 

                   Hingga fenomena kebencian ini merusak akhlak umat. Dan hal yang lebih parah dan lebih buruk adalah perilaku dan sikap tokoh – tokoh agama. Yang sangat amat disayangkan karena para tokoh – tokoh agama memperburuk kondisi dengan khotbah – khotbah yang berisi kebencian. Saya amat prihatin karena acap kali mendengarkan khotbah – khotbah atau pengajian – pengajian yang tak bermutu seperti khotbah jumat (dimasjid – masjid tertentu) yang berisi pengutukan dengan kata – kata kasar, mencaci dan menebarkan kebencian yang berlebihan dkk, apakah ini gambar dari seorang tokoh agama dari seorang ahli ibadah dihormati karena taat beragama dan berakhlak mulia katanya, apakah pantas memaki mengutuk dengan kosah kata kasar dan menebar kebencian yang berlebih? Jelas tidak! bahkan ada suatu pengajian (bertema penolakan atas agresi militer israel) yang dikhususkan untuk menebarkan kebencian, membakar, memupuk kebencian bagi umat – umat muslim, khususnya ini sering kali dilakukan oleh muslim – muslim yang radikal, yang dimana rata – rata jamah nya adalah pemuda – pemudi yang masih tempramental. Jelas hal ini tak baik buat mereka, jika bibit kebencian ditanamkan dan dipupuk secara terus menerus dalam suatu forum – forum yang seperti itu maka secara tak disengaja kita akan membentuk manusia yang penuh dengan kebencian ketidak tenangan, ketidak tentraman dan jelas tak bisa berfikir secara sehat karena dipengaruh oleh kebencian – kebencian tesebut. Dengan begitu kita akan menciptakan manusia yang tak bermutu tak berkarakter bijak dalam menghadapi suatu permasalahan dan tak mampu berfikir secara objketif.

                   Tokoh – tokoh agama dan para ustadg dan penceramah yang mengisi pengajian yang bertema menolak atau mengutuk agersi militer bisa berfikir secara positif mencari hikmah di balik semua yang terjadi. Manusia yang berperilaku binatang tidak seharusnya kita bersikap binatang pula dalam menghadapinya. Alangkah baiknya dan bijak nya jika penceramah atau speaker menyisipkan hikmah atau hal – hal positif yang dapat kita ambil dari semua ini, dibalik dari penolakan atau ketidak sepakatan dengan agresi militer israel yang brutal tersebut. Dengan terjadinya hal ini rasa kemanusian kita bisa tergugah, tersentuh, terbangun untuk bisa ikut membantu saudara - saudara kita yang sekarang lagi mengalami penderitaan mengalaimi cobaan dari TYME, dan untuk diri kita sendri kita bisa lebih giat memperkaya wawasan mempersiapkan segalanya agar menjadi manusia yang terhormat, pintar, cerdas, berakhlak mulia, serta berpendidikan tinggi agar dihari kelak kita tak mudah di jajah atau ditindas dan memiliki power yang besar untuk melawan dan bertahan.


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Supported by Interior Design. Powered by Blogger